Minggu, 09 Maret 2014

Pelukan hangat untuk Buah Hati Kita

Manfaat dari sebuah pelukan untuk si Kecil??? Simak baik-baik ya Bunda /(^_^)\
Meski, hanya sedetik, pelukan ternyata bisa memberikan manfaat yang luar biasa untuk perkembangan jiwa dan raga sang buah hati. Mendekap atau memeluk si kecil sudah Bunda dimulai ketika Bunda mengandung pasti sering membelai perut dan menimang-nimang perut yang kian membesar seperti sikap memeluk. Rasa hangat dan nyaman yang ditimbulkan oleh sebuah pelukan bisa menjadi bukti kasih sayang dan berdampak pada peredaman amarah, menenangkan anak, serta memberikan perasaan yang nyaman.
Tak heran jika seorang anak menangis, ketika dipeluk oleh sang Bunda maupun orang lain tangisnya akan mereda dan ikatan antara orang tua dan anak terjalin erat ketika terjadi pelukan di antara keduanya.
Pelukan memberikan efek positif bagi kepercayaan diri anak dan membuat jantung lebih sehat. Sebuah penelitian yang dibuktikan oleh para dokter menyebutkan bahwa bagi seorang wanita yang memiliki pernikahan harmonis, mereka terbiasa memeluk pasangannya selama 20 detik dan dilakukan dua kali dalam sehari.
Tak hanya itu, pelukan meningkatkan kadar oksitosin yaitu sebuah hormon pereda stres yang menyehatkan jantung.
Jadi sebaiknya Kita berikan pelukan kasih sayang kepada keluarga Kita, seperti orang tua kita, anak-anak dan suami tercinta. Nah... Bunda, Sudahkah Kita memeluk Buah Hati Kita hari ini?
Keluarga Harmonis dan Sehat ^_^

Rabu, 26 Februari 2014

Bahaya Memberi Makan pada Bayi sebelum usia 6 Bulan

Ada yang Demo minta makan nih Bunda... Kaya Anakku nih sekarang, minta makan sepertinya. Padahal umurnya blum cukup untuk diberi makana. 
Tahukah Bunda??? Ternyata budaya beberapa Bunda yang memberikan pisang dan air sebelum usia 6 bulan masih menjadi budaya yang kuat lho. Katanya memberikan pisang dan air sebelum usia 6 bulan hal biasa, soalnya ASI tanpa makanan lain nanti badan anak boyot, besarnya tidak padat, anak kurang bergerak, anak sering nangis, dan mudah sakit, jika bayi di kasih Air Susu Ibu dan Pisang maka badan anak lebih berisi, keras padat, tidak lembek, anak bergerak lebih agresif, anak tidak gampang nangis.
Tapi tidak seperti itu kenyatnnya lho Bunda... Ada bahaya yang timbul dari semua itu Bunda, dengan pemberian makanan sebelum saluran pencernaan siap untuk mencerna dapat menimbulkan berbagai masalah seperti perut kembung, susah BAB dan gangguan pencernaan lainnya. Rawan muncul alergi karena usus belum siap menerima makanan serta rawan sakit yang disebabkan oleh kuman karena daya tahan tubuh bayi sebelum masa 6 bulan belum sempurna. Bahkan ada yang lebih bahaya lagi bahwa bayi yang terlalu dini mendapatkan makanan padat berisiko lebih besar menderita penyakit kronis, seperti diabetes, obesitas, eksim, dan celiac - gangguan usus.
Selain meningkatkan risiko terkena sejumlah penyakit kronis tadi, terlalu cepat memberi makanan padat pada bayi juga membuat bayi tidak mendapatkan cukup ASI atau susu formula. ASI dan susu formula memiliki semua nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan oleh bayi dalam proporsi yang tepat.

Jika Anda mulai memberikan makanan padat terlalu dini, Anda mengurangi asupan gizi dan Anda mendapatkan lebih banyak kalori, tapi kekurangan zat gizi yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh.
Jadi Bunda... Jangan terlalu dini memberikan makanan padat pada si kecil ya... Sikecil sedikit rewel mungkin itu hal yang biasa Bunda, berikan saja ASI atau Susu Formulanya sebelum sampai waktunya Kita berikan makanan pada sikecil.
Ingat Bunda Kesehatan Sikecil lebih utama lho... /(^_^)\

Selasa, 04 Februari 2014

Mengatasi anak yang Hiperaktif

Bunda... mungkin diantara Bunda ada yang pernah mengasuh seorang anak yang hiperaktif? Tidak terbayang bukan, betapa lelahnya saat harus menemaninya bermain dan melakukan aktivitas yang lain karena Anak yang hiperaktif sangat sulit untuk dikendalikan.
Tingkah seorang anak yang hiperaktif sangat sulit dikendalikan, mereka bahkan sampai membuat pengasuhnya atau Bunda yang mengurusnya putus asa untuk menemaninya beraktivitas. Beberapa kelakuannya meliputi tidak mau duduk tenang, emosi meledak-ledak, tidak mau memperhatikan dan sangat sensitif. Tapi, jika Bunda mengetahui cara untuk mengendalikan anak yang hiperaktif ini, dia bisa menjadi seorang anak yang lebih unggul pada beberapa hal daripada anak yang lain.

Senin, 03 Februari 2014

Jalani Peran baru sebagai Bunda untuk Sikecil


Bunda... Sudah siap menyambut kelahiran bayi berarti juga harus siap berubah lho... Peran Bunda baru memang tidak mudah, tapi bisa diupayakan. Ayo, siap-siap menjadi Bunda /(^_^)\

Kaget, bingung, dan panik pasti akan kita rasakan Bunda baru.  Tidak menyangka kalau peran sebagai Bunda baru ternyata amat menyita waktu dan tenaga Bunda. Sikecil Bunda menangis minta menyusu setiap dua jam, menangis lagi ketika popoknya basah, bahkan ia pup di tengah malam. Bunda pun tidak bisa tidur nyenyak.

Mulus jalani peran. Menjadi Bunda bukan peran otomatis dan simpel. Tapi Bunda jangan panik perubahan dari seorang perempuan menjadi Bunda adalah suatu proses. Berikut ini perlu Bunda cermati:

Keistimewaan yang Allah SWT berikan untuk seorang Wanita

Jadi Bunda baru tentu hal yang sangat di nanti-nanti. Bunda... tau tidak keistimewaan Wanita... Subhanalloh... Indah Sekali lho... Simak berikut ini ya.
  1. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya dan Allah SWT akan mencatatkan baginya setiap hari dengan 1.000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1.000 kejahatan.
  2. Dua rakaat sholat wanita yang hamil lebih baik dari delapan puluh rakaat sholat wanita yang tidak hamil.