Bunda... mungkin diantara Bunda ada yang pernah mengasuh seorang
anak yang hiperaktif? Tidak terbayang bukan, betapa lelahnya saat harus
menemaninya bermain dan melakukan aktivitas yang lain karena Anak yang
hiperaktif sangat sulit untuk dikendalikan.
Tingkah seorang anak yang hiperaktif
sangat sulit dikendalikan, mereka bahkan sampai membuat pengasuhnya atau Bunda yang mengurusnya
putus asa untuk menemaninya beraktivitas. Beberapa kelakuannya meliputi
tidak mau duduk tenang, emosi meledak-ledak, tidak mau memperhatikan dan
sangat sensitif. Tapi, jika Bunda mengetahui cara untuk mengendalikan
anak yang hiperaktif ini, dia bisa menjadi seorang anak yang lebih
unggul pada beberapa hal daripada anak yang lain.
- Mencari strategi yang paling jitu
Setiap anak pasti memiliki perilaku yang
berbeda. Maka dari itu, cara penanganannya pun juga berbeda. Cobalah
beberapa macam strategi dan amati bagaimana dan kapan strategi tersebut
dapat berjalan dengan baik. Jadi kita juga butuh kejelian Bunda untuk mencari strategi jitu untuk sikecil yang hiperaktif.
- Berikan sedikit hukuman
Anak yang hiperaktif sulit mengetahui
apakah yang dilakukannya salah dan apa akibat dari yang dia lakukan.
Coba beritahu tentang hal itu dengan memberi sedikit hukuman ketika dia
melakukan hal yang tidak baik secara berlebihan. Dengan demikian, dia
akan sedikit demi sedikit belajar. Perlu diketahui bahwa hal ini
bergantung pada usia masing-masing anak.
- Pahami dia
Jika terkadang saat Anda mengasuh
beberapa anak lain telah menuruti Anda untuk duduk dan mendengarkan
Anda, seorang anak yang hiperaktif mungkin akan berdiri dan duduk
gelisah di sudut ruangan. Jika dia tidak berisik, biarkan dia seperti
itu karena proses Anda mengasuh juga tidak terganggu dan dia kemungkinan
juga akan mendengarkan dengan baik.
- Tetap tenang
Apapun yang sudah dia lakukan, sebagai
seorang yang sudah besar dan dewasa, cobalah untuk tetap tenang. Tenang
di sini bukan berarti Anda berperilaku seperti semuanya baik-baik saja
dan tidak terjadi apa-apa. Tenang yang dimaksud di sini adalah mengatur
anak yang Anda asuh dengan tegas namun tetap sabar.
- Sesekali abaikan dia
Ada kalanya Anda boleh mengabaikan yang
dia lakukan. Terkadang dia melakukan hal-hal untuk mencari perhatian
Anda. Saat inilah Anda boleh tidak mengacuhkannya dan membiarkan dia
melakukan yang ia lakukan. Di sisi lain, cobalah untuk melihat beberapa
hal positif lain yang ia miliki. Itulah yang sebaiknya dilakukan dalam
mengasuh dan mengendalikan anak yang hiperaktif. Dengan mengetahui bahwa
ia memiliki kebutuhan khusus, sudah sewajarnya Anda lebih bersabar
dalam mengasuh mereka.
- Arahkan Anak
Mengarahkan keaktifannya pada kegiatan yang positif. Karena tidak selamanya kegiatannya itu negatif, karena bisa saja dari hiperaktifnya itu ada potensi yang terpendam yang Kita tidak tahu.
Bunda, sikecil tidak akan selamanya hiperaktif lho. Ada masanya ia sedang ingin menjadi pusat perhatian dalam Keluarga dengan menjadi hiperaktif.
Jadi jika Bunda mengetahui cara untuk mengendalikansikecil yang hiperaktif, sikecil bisa menjadi seorang anak yang lebih
unggul pada beberapa hal daripada anak yang lain./(^_^)\



0 komentar:
Posting Komentar